Program Murid Sehat: MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo Jalin Kolaborasi dengan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo
Probolinggo, 1 Agustus 2026 — MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang sehat, unggul, dan berkarakter melalui kegiatan Parenting Kelas 1–6 yang menjadi bagian dari Program Murid Sehat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum terjalinnya kerja sama antara MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo dengan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo.
Mengusung tema “Program Murid Sehat: Strategi Kolaborasi Amal Usaha Muhammadiyah Mewujudkan Generasi Emas 2045”, kegiatan parenting diikuti oleh para wali murid kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh antusias. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara madrasah, orang tua, dan fasilitas kesehatan Muhammadiyah dalam memberikan pendampingan terbaik bagi tumbuh kembang peserta didik.

#Para walimurid yang hadir acara parenting#
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari pihak madrasah yang menekankan bahwa pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga kesehatan fisik, mental, sosial, serta pembentukan karakter. Anak yang sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Melalui Program Murid Sehat, MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo berharap tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pola hidup sehat dan karakter yang kuat.
Menghadirkan Narasumber Hebat di Bidangnya
Parenting kali ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidang masing-masing.
Pertama, Dr. Beny Rahman Khomaini, M.Kes. menyampaikan materi tentang “Penyakit Menular pada Anak.” Dalam paparannya, beliau mengajak orang tua untuk lebih memahami berbagai penyakit menular yang sering dialami anak, cara penularannya, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dari rumah.
Orang tua juga diingatkan bahwa kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan tangan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memastikan imunisasi sesuai anjuran, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan makanan bergizi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan anak.
Kedua, Rullyta Dwi Cahyani, S.Gz. memberikan materi “Peran Orang Tua dalam Membangun Generasi Emas yang Unggul.” Materi ini menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam membentuk kebiasaan baik, pemenuhan kebutuhan gizi, pola asuh, serta menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan anak.
Generasi emas tidak lahir secara instan. Mereka tumbuh dari keluarga yang memberikan perhatian, keteladanan, kasih sayang, stimulasi yang tepat, serta membiasakan anak untuk hidup sehat dan bertanggung jawab.
Ketiga, Bdn. Emi Linawati, S.Keb. menyampaikan materi “Program Murid Sehat Madrasah/Sekolah, Muhammadiyah.” Materi tersebut memperkenalkan pentingnya program kesehatan berbasis madrasah/sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kolaborasi antara madrasah dengan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo diharapkan tidak berhenti pada kegiatan parenting, tetapi dapat berkembang menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan keluarga.
Wali Murid Aktif Berdiskusi
Antusiasme wali murid terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah pertanyaan disampaikan kepada para narasumber, menunjukkan kepedulian orang tua terhadap kesehatan dan perkembangan anak.
Salah seorang wali murid bertanya kepada Dr. Beny Rahman Khomaini, M.Kes.:
“Bagaimana cara membedakan anak yang mengalami flu biasa dengan gejala penyakit menular yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut?”
Pertanyaan lain yang muncul adalah:
“Kapan anak sebaiknya tidak masuk sekolah karena sedang sakit agar tidak menularkan penyakit kepada teman-temannya?”
Sementara kepada **Rullyta Dwi Cahyani, S.Gz., seorang wali murid bertanya:
“Bagaimana cara membangun kebiasaan makan sehat pada anak yang cenderung memilih makanan dan sulit mengonsumsi sayur?”
Wali murid lainnya juga menanyakan:
“Bagaimana membagi waktu antara mendampingi anak belajar, mengawasi penggunaan gadget, dan tetap memberikan waktu bermain yang cukup?”
Dalam sesi bersama Bdn. Emi Linawati, S.Keb., wali murid juga antusias menanyakan:
“Apa saja bentuk Program Murid Sehat yang dapat dilakukan secara rutin di madrasah dan bagaimana peran orang tua dalam mendukung program tersebut?”
Berbagai pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena mempertemukan pengetahuan dari para ahli dengan pengalaman nyata yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak sehari-hari.
Kolaborasi untuk Generasi Emas 2045
Kegiatan Parenting Program Murid Sehat menjadi bukti bahwa mewujudkan Generasi Emas 2045 membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Madrasah memiliki peran dalam memberikan pendidikan dan pembiasaan, keluarga menjadi lingkungan utama pembentukan karakter, sedangkan fasilitas kesehatan memberikan dukungan dalam aspek promotif dan preventif kesehatan anak.
Kolaborasi antara MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo dan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo menjadi bagian dari semangat Amal Usaha Muhammadiyah untuk saling menguatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, mendapatkan pendampingan yang tepat, serta memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak, mandiri, dan berprestasi.
“Generasi Emas 2045 dimulai dari anak-anak yang sehat hari ini, keluarga yang peduli, dan lingkungan pendidikan yang mendukung.”
Melalui Program Murid Sehat, MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo bersama RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang berkelanjutan demi
menghadirkan generasi masa depan yang unggul dan berkemajuan.
