mimsatuprob@gmail.com 0335-427824

Maulid Nabi Muhammad SAW

24 August 2026ByAdmin

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Meneladani Sejarah dan Akhlak Rasulullah

 

Probolinggo, 24 Agustus 2026 M / 11 Rabiul Awal 1448 H — Suasana penuh semangat dan kebahagiaan menyelimuti MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk mengenal lebih dekat sejarah kehidupan Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sosok teladan umat Islam.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo, Ustaz Nurholis Abadi, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW secara seremonial, tetapi juga memahami perjuangan dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mencintai Nabi Muhammad SAW bukan hanya dengan memperingati Maulid, tetapi dengan berusaha mengikuti akhlak dan sunnah beliau. Anak-anak harus belajar menjadi pribadi yang jujur, penyayang, disiplin, rajin beribadah, dan menghormati orang lain,” pesan Kepala Madrasah.

Belajar Sejarah Nabi Muhammad SAW di Berbagai Ruang

Agar penyampaian materi lebih sesuai dengan usia dan karakter siswa, kegiatan Maulid Nabi dilaksanakan di beberapa tempat dengan pembagian kelompok kelas.

 

Kelas 1 mengikuti kegiatan di Aula MI Muhammadiyah 1 bersama Ustadz Zainal Arifin sebagai pemateri. Para siswa diajak mengenal sosok Nabi Muhammad SAW dengan bahasa yang sederhana dan menyenangkan. Materi menekankan tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW, keluarga beliau, sifat-sifat terpuji, serta pentingnya menyayangi sesama.

 

Sementara itu, kelas 4 mengikuti kegiatan di Perpustakaan bersama Ustazah Khoir. Siswa mendapatkan materi yang lebih mendalam mengenai perjalanan hidup Rasulullah SAW, mulai dari masa kecil, masa remaja, diangkat menjadi nabi dan rasul, hingga perjuangan beliau menyebarkan ajaran Islam.

 

Adapun kelas 2, 3, 5, dan 6 berkumpul di lapangan baru MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo. Kegiatan dipandu oleh Ustaz Imron Haris dan Ustazah Misnati. Dengan suasana yang lebih terbuka dan interaktif, siswa diajak menyimak kisah perjuangan Rasulullah SAW serta berdiskusi mengenai akhlak yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Mengenal Perjalanan Hidup Rasulullah SAW

Dalam materi Maulid Nabi, siswa dikenalkan bahwa Nabi Muhammad SAW lahir di Kota Makkah pada tahun yang dikenal sebagai Tahun Gajah. Beliau berasal dari keluarga Quraisy dan merupakan putra Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab.

Sejak kecil, Rasulullah SAW telah mengalami berbagai ujian kehidupan. Beliau menjadi yatim sejak sebelum kelahirannya dan kemudian diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthalib, serta pamannya, Abu Thalib.

Memasuki masa dewasa, Nabi Muhammad SAW dikenal masyarakat sebagai pribadi yang jujur dan dapat dipercaya, sehingga mendapat gelar Al-Amin. Pada usia 25 tahun, beliau menikah dengan Khadijah binti Khuwailid. Kemudian pada usia 40 tahun, Rasulullah SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.

Sejak saat itu, Nabi Muhammad SAW menjalankan tugas kenabian untuk mengajak manusia menyembah Allah SWT dan meninggalkan kemusyrikan. Perjuangan dakwah beliau di Makkah penuh dengan tantangan, tetapi Rasulullah SAW tetap sabar, teguh, dan tidak membalas keburukan dengan keburukan.

Setelah hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW membangun masyarakat yang menjunjung persaudaraan, keadilan, kepedulian, dan kehidupan yang harmonis. Dari perjalanan hidup tersebut, siswa diajak memahami bahwa keberhasilan Rasulullah SAW tidak hanya karena kecerdasan, tetapi juga karena akhlak mulia, kesabaran, kejujuran, keberanian, dan kasih sayang.

Anak-Anak Antusias Mengikuti Kegiatan

Kemeriahan Maulid Nabi semakin terasa dari antusiasme para siswa. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif menjawab pertanyaan dan menceritakan kembali kisah Rasulullah SAW yang mereka ketahui.

Salah seorang siswa kelas 1 mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan Maulid Nabi.

“Saya senang ikut Maulid Nabi. Tadi saya belajar kalau Nabi Muhammad adalah orang yang jujur dan baik. Saya ingin menjadi anak yang jujur seperti Nabi Muhammad,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, seorang siswa kelas 4 mengatakan bahwa kisah kehidupan Rasulullah SAW memberikan pelajaran penting baginya.

“Saya jadi tahu bahwa perjuangan Nabi Muhammad sangat berat. Walaupun banyak yang tidak suka, Nabi tetap sabar. Saya ingin belajar sabar dan tidak mudah marah kepada teman,” tuturnya.

Hal senada disampaikan salah seorang siswa kelas 6.

“Menurut saya, Maulid Nabi bukan hanya tentang mengetahui kapan Nabi lahir, tetapi juga belajar bagaimana akhlak Nabi. Kita harus mencoba menerapkannya, misalnya jujur, amanah, menghormati guru dan menyayangi teman,” ujarnya.

Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa. Melalui kisah kehidupan Rasulullah SAW, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah Islam, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia.

 

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan iman, akhlak, kemandirian, kepedulian, dan keteladanan.

 

Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, keluarga besar MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pembelajaran dan pembiasaan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Dengan mengenal sejarah Rasulullah SAW, kita belajar mencintai beliau. Dengan mencintai beliau, kita berusaha meneladani akhlaknya.”

 

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW senantiasa tumbuh dalam hati seluruh keluarga besar MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo.